Logo PRNU Kemirimuka PRNU Kemirimuka Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama
Kemirimuka, Beji, Depok
Artikel

17 Agustus: Kemerdekaan Indonesia, Spirit Islam, dan Perjuangan Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari

Admin PRNU Kemirimuka · 15 Agustus 2026

17 Agustus: Kemerdekaan Indonesia, Spirit Islam, dan Perjuangan Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari

Setiap tanggal 17 Agustus, bangsa Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Momen bersejarah ini bukan hanya menjadi pengingat atas bebasnya Indonesia dari penjajahan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan harta, tenaga, bahkan nyawa demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kemerdekaan Indonesia tidak diraih oleh satu golongan saja. Para ulama, santri, tokoh agama, pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat bersatu memperjuangkan cita-cita yang sama, yaitu Indonesia yang merdeka, berdaulat, adil, dan makmur. Di antara tokoh besar yang memiliki peran penting dalam perjuangan tersebut adalah Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama.

Allah SWT berfirman:

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri."
(QS. Ar-Ra'd: 11)

Ayat tersebut mengajarkan bahwa perubahan menuju kehidupan yang lebih baik harus diawali dengan usaha, ikhtiar, dan pengorbanan. Semangat inilah yang menjadi ruh perjuangan para pahlawan bangsa dalam merebut kemerdekaan.

Salah satu kontribusi terbesar Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari adalah dikeluarkannya Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945. Melalui seruan tersebut, beliau menegaskan bahwa mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari upaya penjajah untuk kembali menguasai tanah air merupakan kewajiban bagi umat Islam yang berada di wilayah yang terancam. Fatwa ini membangkitkan semangat perjuangan rakyat dan para santri untuk mempertahankan kemerdekaan, yang kemudian menjadi salah satu faktor penting dalam Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945.

Bagi Nahdlatul Ulama, mencintai tanah air bukanlah sesuatu yang bertentangan dengan ajaran Islam. Justru menjaga keamanan, persatuan, dan kemaslahatan bangsa merupakan bagian dari tanggung jawab seorang Muslim. Para ulama mengajarkan bahwa agama dan kecintaan kepada tanah air dapat berjalan beriringan demi mewujudkan kehidupan yang damai dan bermartabat.

Rasulullah ﷺ juga memberikan teladan tentang kecintaan terhadap tempat kelahiran. Ketika harus meninggalkan Kota Makkah, beliau mengungkapkan rasa cintanya kepada tanah kelahirannya. Hal ini menunjukkan bahwa mencintai negeri adalah fitrah manusia yang dapat menjadi bagian dari rasa syukur kepada Allah SWT.

Peringatan Hari Kemerdekaan hendaknya tidak hanya diisi dengan berbagai perlombaan dan kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kemerdekaan harus dimaknai sebagai amanah untuk terus mengisi perjuangan melalui pendidikan, kerja keras, menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta berkontribusi bagi kemajuan masyarakat.

Sebagai warga Nahdlatul Ulama, kita memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan para ulama dan pahlawan dengan cara menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah, memperkuat ukhuwah, menghidupkan masjid dan majelis ilmu, serta aktif membangun lingkungan yang rukun, aman, dan sejahtera.

PRNU Kelurahan Kemirimuka mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan 17 Agustus sebagai momentum memperkokoh semangat persatuan, mempererat gotong royong, serta meneladani perjuangan Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari dan para pahlawan bangsa. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada Indonesia dan menjaga negeri ini dalam persatuan, kedamaian, dan kemajuan.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa neraka."
(QS. Al-Baqarah: 201)

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.

Merdeka! Bersatu dalam Iman, Berkhidmat untuk Bangsa, dan Mengabdi demi Indonesia.

Bagikan:

← Kembali ke daftar artikel
Program Unggulan

Infaq & Shodaqoh

Ulurkan tangan kebaikan, sisihkan sebagian rezeki untuk umat.

Pilih Nominal Infaq

Minimal Rp 1.000
Rp

Data Donatur (Opsional)

Metode Pembayaran

Total Donasi

Jazakumullah Khairan